Rabu, 21 Januari 2015

cerpen



Surat-surat  kaleng
Oleh :Bagas Mulyanto
21-11-2014
“Aku tidak akan jatuh kelubang yang sama untuk kedua kalinya sid”. Ucapan yang pernah di gambarkan dalam subuah tulisan sms yang di ketik dan di sampaikan oleh Bella kepada Rosid. ”iya bell, aku juga tidak terlalu mengharafkannya tetapi, aku hanya ingin kamu memaafkan dosaku dimasa lampau lalu kepadamu ” balasan sms yang di berikan Rosid.Rosid adalah Pemuda yang dahulu SD pernah menjadi kekasihnya serta pujaan  hatinya. Memang cinta monyet yang  sedang mereka landa  tetapi,cinta monyet itu berujung kemasa depan yang tidak baik.Karena,  merasa dicintai sebegitunya oleh Bella, Rosid membuat prilaku seenaknya tanpa, memikirkan bahwa orang yang di cintainya itu bisa pergi  kapan saja sebab merasa jenuh dari prilaku yang dibuatnya. Delapan tahun  lamanya menunggu serta berharap agar kembali menjadi kekasih Bella tetapi, kesia-sian lah yang di dapat. Banyak metode serta cara yang dilakukan agar Bella bisa kembali dan mau menjadi kekasihnya tetapi, cercaan dan hina an yang di embankan. Kejenuhan Bella membuahkan kebencian yang sangat kuat sehingga, tidak ada sedikit pun rasa ingin memaafkan Rosid. Kisah kebencian nya berawal dari pembakaran surat cinta yang selalu dikirim Bella untuk membalas surat cinta kiriman Rosid. Surat balasan itu di kumpulkan Rosid di dalam sebuah kaleng susu yang sudah dibersihkan dan di modifikasih menjadi tempat surat. Bagus dan imut bentuk kaleng itu sehingga, setiap orang yang melihat kaleng itu pasti terpesona dan ingin memiliki.
Kisah percintaan Bella dan Rosid berawal  dari permusuhan yang mereka lakukan saat sekolah SD di daerahnya. Ejekan, cercaan serta hinaan  satu sama lain yang selalu mereka lontarkan dengan melambungkan kebencian dan kemarahan yang mengebu-ngebu di antara keduanya. Sehingga, menghasilkan sifat keras  kepalan dan mementingkan diri sendiri. Kebencian mereka itu menjadi redup  setelah mereka merasakan hal yang berbeda dalam hati saat mencaci dan mengejek satu sama lain.Memang benar kata teman-teman mereka bahwa kebencian itu beda tipis dengan cinta.Manusia yang saling benci bisa menjadi saling cinta dan kasih atau memunculkan benih-benih rasa suka apabila kebencian nya itu melebihi dari segala hal kebiasaan. Sebaliknya manusia yang saling kasih dan cinta bisa menjadi saling benci apabila cinta yang di embanya tidak dapat di konsep dengan baik.Cinta dan kasih yang sekarang mereka emban dan  rasakan. Segala kegiatan yang mereka lakukan selalu tidak fokus karena,selalu  terbayang dan tergambar wajah orang yang mereka suka.Ketidak nyamanan yang mereka rasakan akibat rasa yang mengebu-ngebu dalam hati ingin salin memiliki. Menulis surat cinta lah terobosan yang di lakukan oleh Bella untuk menjawab rasa yang sekarang sedang bersarang dalam pikiran dan hatinya. Surat cinta itu di kirim untuk Rosid agar memastikan kesamaan dalam perasaan mereka berdua.
Surat cinta pertama itu di tulis di sebuah kertas binder yang berwana merah jambu yang bergambar bungan, menandakan makna kegembiraan yang sedang dilanda Bella. Di dalam kertas binder itu terdapat garis-garis lurus bergelombang sebagai tempat menulis kata demi kata yang akan menjadi isi perasaan Bella.Salam pembuka dan agung yang pertama di tuliskan di dalam surat itu untuk menghormati permulaan dalam segala prilaku.Pertanyaan kesehatanserta sanjungan lah tulisan yang di lanjutkan Bella dalam isi surat. Dalam lanjutan isi surat pertamanya adalah curahan hati serta kejujuran perasaan yang di sampaikan dalam tulisan,yang intinya adalah ketidak tahuan awal mula rasa suka kepada Rosid yang sekarang Bella rasakan di dalam hati. Pantun, kata maaf dan salam penutup akhir dari surat yang Bella buat untuk Rosid.
Surat pertamanya itu di kirim lewat via orang yang langsung menemui Rosid saat pagi hari ketika Rosid berangkat sekolah. Surat itu dibuka dan di baca oleh Rosid, rasa dek-dekann serta panas dingin lah yang dilanda karena, tidak menyangka mendapatkan surat dari musuh yang sekarang ia suka dan sayang.Setelah membaca surat itu Rosid berteriak tidak beraturan karena, mengexpresikan kebahagiaan yang sedang di landa dan di terima. Surat itu segera di lipat dan di simpan dalam saku seragam yang dikenakan. Jam sekolah pun berakhir Rosid bergegas pulang untuk ke rumah membalas surat yang dikirim pagi hari. Di dalam surat balasannya Ia menuliskan rasa yang ada di dalam hati nya serta keinginan menjadi kekasih Bella. Surat jawaban Rosid yang di tulis itu di kirimkan lewat via orang yang dekat dengan Bella. Surat jawaban itu di terima dengan baik oleh Bella dan di balas kembali. Proses surat menyurat lah yang selalu dilakukan oleh kedua insan yang baru memadu kasih. Sampai surat-surat cinta itu menumpuk dan Rosid bingung untuk menaruhnya sehingga, Rosid membuat tempat khusus untuk menaruh surat kiriman kekasihnya. Tempat tu terbuat dari kaleng susu yang berdiameter cukup besar dan di hiasi dengan ukiran kayu yang di buat sendiri serta, pewarna cat hijau, kuni dan ungu ikut serta memperindah kaleng surat yang di buatnya.
Waktu berjalan cukup cepat 6 bulan sudah kedua orang itu menjalani kasih yang selalu indah tanpa ada penghalang serta cobaan yang di rasakan Bella. Mereka tetap memadu kasih layaknya dua sejoli tetapi, mereka malu-malu karena faktor umur dan labil serta kali pertama pengalam berpacaran yang mereka alami. Sebenarnya banyak cobaan yang di hadapi oleh Rosid  tetapi,Rosid tidak pernah menceritakan hal itu kepada Bella karena, Rosid tidak mau Bella tau dan memikirkannya. Rosid sering sekali di teror  dan di ancam oleh kakak kelas yang diam-diam suka dengan Bella.Ancaman dan teror itu tidak mempalingkan rasa sayang dan cinta Rosid kepada Bella. Rosid selalu membawakan masalah itu dengan enjoy dan santai.
Hari berganti dengan minggu lalu bulan, waktu ujian akhir pun sudah di depan mata.Mereka tetap bersama dan semakin mesra serta erat. Waktu itu Rosid mengatakan kepada Bella bahwa ia akan melanjutkan studinya ke pesantren yang bertempat di daerah jawa tengah karena, di suruh oleh orang tuanya untuk mendalami ilmu agama. Bella pun merelakan Rosid dengan berat  hati dan menyetujuinya karena, demi kebaikan dan massa depan Rosid. Bella memberikan beberapa foto-foto nya untuk Rosid agar Rosid selalu ingat kepadanya serta sebagai obat penawar rindu ketika kangen dengan Bella.Rosid menerima pemberian foto itu  dengan gembira dan senang hati. Foto itu di masukkan kedalam kaleng susu bersama dengan surat-surat yang di berikan Bella. Kebimbangan  serta kebingungan yang di hadapi Rosid.Rosid menginginkan memutuskan Bella karena Rosid kasihan dengan kekasihnya harus menjalani hubungan jarak jauh yang susah sekali apabila di jalani. Tetapi, Rosid masih sangat mencintainya dan tidak ingin melepaskannya.Setelah berfikir beberapa waktu akhirnya Rosid mempunyai keputusan untuk memutuskan Bella karena, Rosid ingin fokus mendalami ilmu agama di tempat barunya dan Ia akan kembali lagi dengan Bella setela ia selesai pesantren dan menjadi sarjana di sebuah universitas itu, impian dalam paradigma berfikirnya.
Setelah memutukan dan membangun paradigma berfikir Rosid akhirnya menemukan ide dan cara memutuskan Bella dengan efektif.Rosid meminta tolong kepada Fikri anak baru di perumahannya untuk mendekati Bella dan membuat Rosid cemburu kepadanya. Sehingga Rosid bisa marah dan benci kepada Bella dan akhirnya bisa merelakan Bella dengan cara memutuskannya dari status pacaran. Fikri pun menstujuinya, Fikri memang saat itu banyak sekali isu kedekatannya dengan Bella.Tetapi setelah di klarifikasi oleh Rosid dengan cara menanyakan langsung kepada Bella. Bella menjelaskan bahwasanya ia tidak ada hubungan dengan Fikri dan ia hanyan suka serta sayang dengan Rosid. Setelah menjalani misinya Rosid pun berpura-pura benci kepada Bella dan tidak ingin menemuinya lagi. Bella galau dan menangis karena sakit hati terhadap Rosid. Sebenarnya Rosid tidak senang akan perbuatannya terhadap Bella tetapi,ia tidak ingin menyusahkan Bella karena ia ingin pergi meninggalkannya untuk pesantren. Ia yaqin Bella akan mendapatkan  cowo pengganti yang lebih baik dari Rosid dan Bella bisa lebih bahagia dan nyaman. Rosid hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk Bella dan berharaf bahwasanya Bella bisa kembali lagi dengannya walau Rosid tidak tau kapan itu waktunya.
Setelah berpura-pura benci dan marah kepada Bella, Rosid membakar foto dan surat yang diberikan Bella karena, Rosid takut tidak iklas melepas Bella. Jadi, ia mencoba untuk menghilangkan kenangan indahnya dengan Bella agar, dapat fokus dan berniat kukuh mencari ilmunya Allah. Ampas bakaran foto dan suratnya Bella pun di buang di samping rumahnya Rosid. Tanpa sepengetahuan Rosdi ketika Bella dan temannya sedang bermain di sekitar tempat itu. Bella menemukan serpihan bekas foto dan suratnya yang dibakaran oleh Rosyid. Akibat kejadian itu sehingga, membuat Bella sedih yang berujung marah dan benci kepada Rosid. Surat-surat cinta dan foto yang ada di dalam kaleng itu pun  sudah tidak imut, indah dan bagus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar