Rabu, 21 Januari 2015

Wanita sunda berkaca mata
Oleh :Bagas Mulyanto
05-102014
“Kau keras kepala,ngeselin dan kuat akan pendirian tetapi,kau baik hati,welcom dengan siapapun juga ceria “ingatan sifat pribadi dalam pikiran Luthfi kepada si Elsi wanita yang berasal dari daerah majalengka sebelah utaranya kota terasi udang atau cirebon.Ia memakai kaca mata minus yang sedikit besar dan berbentuk lonjong kotak,minus yang ia miliki ialah minus dua dan dua, di sebelah kiri matanya dan sebelah kanan matanya . Wanita ini baru 3 hari yang lalu di kenal oleh Luthfi di sebuah pelatihan jurnalistik fakultas di kampusnya.Ia wanita yang berbeda dan aneh,ia juga wanita yang cerdas menurut perhatain  serta pandangan Luthfi.Ia aktif dalam berbagai diskusi serta materi yang ada di dalam pelatihan itu ,iapun semangat dalam mengerjakan segala tugas yang di berikan pemateri dalam forum itu.
*****    *****    *****
Awalmula nya Elsi dan Luthfi adalah seorang santri yang mondok di sebuah pondok psantren yang berbeda ,karena mereka itu selesai dan tamat dari studinya di pondok pesantren maka mereka berdua melanjutkan studinya di Universitas islam di jogjakarta.Elsi masuk dalam jurusan Akhwalu syasiyah, jurusan yang lebih menekankan hukum kekeluargaan di indonesia sedangkan Luthfi masuk dalam jurusan syiyasah yaitu perpolitikan ,akan tetapi dahulu sebelum di ganti jurusan itu adalah jinayah yaitu hukum pidana juga termasuk dalamnya ,dan  Jurusan mereka terkumpul dalam satu fakultas yaitu Syariah dan Hukum.Mereka memulai perkenalannya di sebuah kegiatan yang di adakan oleh lembaga pers mahasiswa di fakultas, yaitu pelatihan jurnalistik yang bertempat di PWNU kota Jogja selama 3 hari.Perkenalan pertamanya tidak ada kesan yang menarik karna si Elsi cuek dan acuh tak acuh.Setelah beberapa minggu berlalu mas Ari yang berasal dari madura ketua lebaga pers mahasiswa fakutas Syariah dan Hukum,mengundang para mahasiswa yang kemarin ikut pelatihan jurnalistik untuk berdiskusi seputar” sejarah perpolotikan di indonesia” yang nanti akan di jadikan tema buletin terbitan bulan depan di fakultasnya.”Di beritahukan kepada seluruh kru lembaga pers mahasiswa fakultas Syariah dan Hukum untuk hadir di acara diskusi mingguan yang bertempat di beskem jam 14.30,on time”sms yang di kirim oleh mas Ari untuk para kru yang ikut pelatihan jurnalistik.Diskusi nya sangat menarik dan ramai, banyak sekali argumen yang membangun dan menjatuhkan dari para kru baru yang hadir di forum diskusi itu.Banyak kritikan dan masukan yang bisa di jadikan bahan untuk membuat buletin bulanan.Pembuatan buletin ini di lakukan oleh para kru baru yang masih dalam tahap magang di lembaga pers .
*****     *****     *****
Pendekatan pribadi Luthfi dan Elsi ini berawal dari diskusi pada hari itu.Setelah selelsai diskusi semua kru pulang ke tempat tinggal nya masing-masing.Luthfi pulang ke kos nya, dan membuka  menu di dalam hp nya untuk sms pertama yang akan di kirimkan untuk Elsi.Sebenarnya no hp Elsi itu sudah lama di dapatkan Luthfi dari hanim teman satu kru di pelatihan itu dan juga teman satu jurusanya Elsi,tetapi ia takut dan jaim untuk mencoba sms pertama pendekatanya.”Haai Elsi yaa??” ketikan dalam sms pertama Luthfi,”iyaa ini siapa” balesan dari Elsi lewat no keduanya.Hening dan gemetar suasana rasa dalam hati Luthfi karena mendapatkan balesan dari Elsi.”ini aku Luthfi anak  js yang tadi ikut diskusi lembaga pers mahasiswa“jawaban sms dari pertanyaan Elsi.”owalah iyaa,kamu dapet no aku dari siapa eh??”pertanyaan kembali yang ada di dalam balasan sms nya Elsi.”kamu kepo,ada deh dari siapa aja boleh hahaha “sedikit jawaban ngeledek yang mencair untuk membuat suasana lebih asyik dari Luthfi ,sekalian menandakan sms terakhir yang di bales Luthfi karna pulsanya habis.
*****     *****     *****
Hari berlangsung minggu berganti dan bulan berlalu Elsi dan Luthfi semakin dekat dan akur.Kedekatannya mencerminkan seperti sahabat,teman karib dan saudara ,sehingga mereka merasa nyaman di antara keuanya ,terlebih Luthfi yang sudah mempunyai rasa hati yang berbeda ketika awal bertemu di pelatihan jurnalistik .
Malam senin di bulan juni Luthfi mencoba memberanikan diri untuk mengungkapkan rasa yang ada di dalam hatinya kepada Elsi melalui via hp ,ketika mereka bertelponan.Tetapi jawaban yang di inginkan Luthfi  untuk di terima menjadi pacarnya Elsi itu tidak terduga.Jawaban yang di berikan Elsi itu menolak utuk tidak menjadi pacarnya Luthfi, karena Elsi mempunyai komitmen pribadi untuk tidak berpacaran.Sedikit kekecewaan dan putus asa dalam perasaan Luthfi akan jawaban yang di berikan oleh Elsi,tetapi Luthfi mempunyai tekad yang kuat untuk bersama dengan Elsi,dengan itu ia selalu berusaha  dalam doa dan perbuatannya  untuk mendapatkan hatinya Elsi dengan semangat juang tinggi .Akhirnya waktu menjawab titik terang usaha Luthfi,ketika itu liburan UAS  dan bulan ramadhan ,dimana seluruh umat islam itu menjalankan ibadah puasa wajib.Elsi jujur kepada Luthfi rasa yang sebenarnya ada di dalam hatinya,ia juga memiliki rasa yang sama dengan Luthfi tapi karna komitmennya dia tidak bisa untuk menjalankan hubungan yang berstatus .Problem komitmen dan hati ini akhirnya di siasati oleh Luthfi dengan bijak ,Luthfi mencoba ngomong dengan Elsi bahwasanya kita engga perlu berstatus,karena status itu tidak penting. Intinya kita  itu harus  saling jujur  sama perasaan kita dan saling mengerti satu sama lain juga saling membuat komitmen hidup bersama.Dengan jawaban bijak yang di berikan oleh Luthfi  itu, Elsi bisa menerima dan mau menjalaninya dengan mebaca bismillah bersama untuk menjalin  sebuah proses hidup bersama.Setelah kejadian itu barulah sejarah awal perjalan cinta kasih Luthfi perjaka humoris yang cinta dengan alam dengan Elsi wanita sunda yang memakai kaca mata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar