Sajak Pertikaian
Haaaiii.........
Kau katakan iya, Aku katakan tidak
Kau katakan salah, Aku katakan benar
Kau menguak tangisan, Aku berbahak tawa
Haaaiii........
Kau berwana hitam, Aku berwarna putih
Kau keras batu, Aku
lembut debu
Kau panas api, Aku
cair air
Haaaiiii.......
Kau kolot fundamental, Aku rasis liberal
Kau kaum Murtadin, Aku para utusan
Kau gugup seperti perompak, Aku tegap seperti serdadu
Haaaiii.......
Kau menjulang tinggi seperti langit, Aku datar seperti bumi
Kau tandus seperti karang,
Aku lembek seperti lempung
Kau rapuh seperti tulang,
Aku kuat seperti besi
By :Bagas Mulyanto
20-05-2014
Harta
Sifat halus yang memancarkan
cahaya kebaikan yang mendalam
Rupa anggun membanggakan
aura pribadi yang terpancar
Waras tubuh sebagai landasan
hadiah kuasa
tuhan
Pengetahuan luas arti usaha tanpa batas
Ilmu manfaat pendamping diri
dalam bersosial
Walidain patut sandaran istirahat ajaran bathin
Keturunan yang elok untaian
sinar emas tanpa
peti
Pendamping apik anugerah yang
di dambakan para
hamba
Saudara shohih penjaga hubungan yang mengikat
Sahabat sepaham pameng yang
tumbuh sebagai penyemangat hidup
Sandang mewah konsekuensi
prakasa dari
ikhtiyar yang di maksud
Syukur puas ucapan rasa yang
telah diberikan oleh ar rohim
Pangan berkah penakluk tekanan kekuatan
Bagas
Mulyanto, 07-12-2014, Kotagede.
Chandran
Kau tersenyum di pagi yang
cerah
Menuntun rindu yang satu
Membangun pondasi perdamaina
Kau tersenyum di siang yang
membara
Menggugah tidur yang lupa
Menanamkan arti kesetiaan
Kau tersenyum di sore yang
sejuk
Menjanjikan hadiah menarik
Menggerakkan kekuatan yang
lunglai
Kau tersenyum di malam yang
sunyi
Menawarkan air segar yang
jernih
Mengayomi perbedaan yang
nyata
Jogjakarta 16-10-2014
Bagas
Mulyanto
Tidak ada komentar:
Posting Komentar