Selasa, 20 Januari 2015




Sajak Pertikaian

Haaaiii.........

Kau katakan iya, Aku katakan tidak

Kau katakan salah, Aku katakan benar

Kau menguak tangisan, Aku berbahak tawa

Haaaiii........

Kau berwana hitam, Aku berwarna putih

Kau keras batu,  Aku lembut debu

Kau panas api,  Aku cair air

Haaaiiii.......

Kau kolot fundamental,  Aku rasis liberal

Kau kaum Murtadin,  Aku para utusan

Kau gugup seperti perompak, Aku tegap seperti serdadu

Haaaiii.......

Kau menjulang tinggi seperti langit,  Aku datar seperti bumi

Kau tandus seperti karang,  Aku lembek seperti lempung

Kau rapuh seperti tulang,  Aku kuat seperti besi

                                                                                                               By :Bagas Mulyanto
                                                                                                                      20-05-2014





Harta

Sifat halus yang memancarkan

cahaya kebaikan yang mendalam

Rupa anggun membanggakan

aura pribadi yang terpancar

Waras tubuh sebagai landasan

 hadiah kuasa tuhan

Pengetahuan luas arti usaha tanpa batas
 
 Ilmu manfaat pendamping diri

dalam bersosial

Walidain patut sandaran istirahat ajaran bathin

Keturunan yang elok untaian

 sinar emas tanpa peti

Pendamping apik anugerah yang

 di dambakan para hamba

Saudara shohih penjaga hubungan yang mengikat

Sahabat sepaham pameng yang

tumbuh sebagai penyemangat hidup

Sandang mewah konsekuensi

 prakasa dari ikhtiyar yang di maksud

Syukur puas ucapan rasa yang

telah diberikan oleh ar rohim

Pangan berkah penakluk tekanan kekuatan



                                                                                                         Bagas Mulyanto, 07-12-2014, Kotagede.

Chandran
 
Kau tersenyum di pagi yang cerah

Menuntun rindu yang satu

Membangun pondasi perdamaina

Kau tersenyum di siang yang membara

Menggugah tidur yang lupa

Menanamkan arti kesetiaan

Kau tersenyum di sore yang sejuk

Menjanjikan hadiah menarik

Menggerakkan kekuatan yang lunglai

Kau tersenyum di malam yang sunyi

Menawarkan air segar yang jernih

Mengayomi perbedaan yang nyata

                                                                                         Jogjakarta 16-10-2014
                                                                                               Bagas Mulyanto
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar