Mayapada
Angin teruslah berhembus sebagi pertanda
Luka yang telah lewat
Air teruslah mengalir untuk menyegarkan
Semangat yang telah kering
Tanah teruslah tandus sebagi bukti
Kekuatan perintih
Daun teruslah tumbuh petanda
Kekuarangan yang berlebih
Batu teruslah padat nan padu
Sebagai perhiasan tangkai yang patah
Pohon teruslah kuat dan tegap
Menghadang wabah kesalahan
Bunga teruslah elok serta harum
Pemerhati pekerja serabut
Hewan teruslah buas untuk
Membasmi petinggi yang bertahta
Manusia teruslah berfikir sebagai
Penyeimbang persoalan mendatang
Bagas
Mulyanto, Timoho, Jogjakarta
01-01-2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar